
Dimulai dengan kisah cinta segitiga antara Yuri Katchianuk dari Smila, kekasihnya Natalka dan sahabat mereka Mykola yang setelah terjadi peperangan pindah ke kota dan berusaha menjadi patriot Ukraina sekaligus seorang Komunis. Mykola memilih bunuh diri karena akan ditangkap tentara karena kedoknya ketahuan. Film ini kemudian memaksa kita untuk menyelami sisi kelam pemberontakan Komunis Soviet dan sejarah kelam pembunuhan jutaan orang di Ukraina.
“Bitter Harvest” diklaim sebagai film yang berani mengungkapkan “rahasia tergelap Rusia dan Komunis”. Film berlatar 1930-an saat sentimen anti-Rusia mencapai titik tertinggi sejak perang dingin. Peristiwa yang dikenal dengan Holodomor, yakni peristiwa pembunuhan dan kelaparan terbesar di seluruh kawasan Ukraina. Hampir 7 juta orang mati kelaparan akibat rezim tirani Uni Soviet dibawah pimpinan Joseph Stalin dan Lenin. 25.000 orang perhari dieksekusi dan mati kelaparan, sama dengan 1.000 orang per jam atau 17 orang permenit.
“Banyak kematian di sekitarku saat ini, tapi memiliki seorang yang masih hidup memberiku dorongan dan harapan, aku akan terus hidup demi kau dan anak kita. Aku yakin kita akan bersama lagi” itulah penggalan isi surat terakhir yang rencana ia kirimkan kepada istrinya.
Dalam pelariannya ia bertemu seorang anak dengan sekelompok pejuang kemerdekaan Ukraina dan terlibat dalam penyergapan rombongan pasukan Soviet. Pelariannya berlanjut dengan kereta api tujuan Ukraina dengan menyelinap di gerbong yang penuh dengan mayat.
Ia berhasil selamat setelah dibantu oleh seorang mantan tentara merah Soviet yang membelot membela perjuangan rakyat Ukraina. Ia menjemput istrinya yang "ditawan" komandan pasukan Soviet. Kembalinya ia menyulut pemberontakan di kawasannya dan berhasil menghancurkan sebuah penjara dan pos penjagaan tentara Soviet di daerahnya.
Komentar
Posting Komentar